PEMBENTUKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA (1999-2012)

Authors

  • Joshua Jolly Sucanta Cakranegara Universitas Gadjah Mada

DOI:

https://doi.org/10.33652/handep.v4i1.142

Keywords:

North Kalimantan Province, regional autonomy, multidimensional study, political process, and history of regional government

Abstract

North Kalimantan Province (Kaltara) is the 34th province or the youngest province in
Indonesia. The establishment of the province is inseparable from long historical dynamics.
This can be seen from the period of the establishment of the Bulungan Sultanate, the Dutch
East Indies colonial government, the Japanese occupation government, until the Indonesian
government. By applying historical approach, this paper aims to explain the historical
dynamics of the establishment of North Kalimantan Province after 1998, since regional
autonomy strengthened in 1999 through Law Number 22 of 1999 on Regional Government
to the final establishment through Law Number 20 of 2012 on Establishment of North
Kalimantan Province. The results of this study indicate that the establishment of the province
cannot be separated from the spirit of regional autonomy that was intensified after 1998.
In addition, a number of multidimensional studies in the social-economic, natural resource
management, defense-security, and territorial fields have become a strong foundation for
the establishment of the province. Thus, political processes, both at the central and regional
levels, as well as in-depth study and great local community support were key factors in the
establishment of North Kalimantan Province. This become a historical dynamic in the
history of regional government in the Unitary State of the Republic of Indonesia (NKRI).

References

Abubakar, Mustafa. 2006. Menata Pulau-pulau Kecil Perbatasan: Belajar dari Kasus Sipadan,

Ligitan, dan Sebatik. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Anon. 2011a. “Kalimantan Utara, Daerah Segitiga...” Bola.kompas.com. Diunduh 19 Juli, 2020 (https://bola.kompas.com/read/2011/03/23/03051650/Kalimantan.Utara..Daerah.Segitiga...?page=all).

Anon. 2011b. “Provinsi Kaltara Jangan Ditunda.” Money.kompas.com. Diunduh 19 Juli, 2020 (https://money.kompas.com/read/2011/03/25/03202062/provinsi.kaltara.jangan.ditunda?page=all).

Anon. 2012. “DPR Sahkan Provinsi Kalimantan Utara sebagai Provinsi ke 34 Indonesia.” News.detik.com. Diunduh 19 Juli, 2020 (https://news.detik.com/berita/d-2072756/dpr-sahkan-provinsi-kalimantanutara-sebagai-provinsi-ke-34-indonesia).

Anonim. 1992. Sejarah Pemerintahan di Kalimantan Timur dari Masa ke Masa. Samarinda: Pemerintah Propinsi Daerah Tingkat I Kalimantan Timur.

Ardans, H. M. 1992. “Tinjauan Masalah Perekonomian Rakyat Kalimantan Timur.” dalam Perekonomian Rakyat Kalimantan, disunting oleh Mubyarto, Sulistiyo, dan S. A. Awang. Yogyakarta: Aditya Media.

Astria, Riendy. 2011. “DPR Usulkan 17 Daerah Otonomi Baru.” Nasional.kontan.co.id. Diunduh 23 September, 2020 (https://nasional.kontan.co.id/news/dprusulkan-17-daerah-otonomi-baru-1).

Burhani, Ruslan. 2007. “Pembentukan Provinsi Kalut Dibahas DPR RI.”Antaranews.com. Diunduh19 Juli, 2020 (https://www.antaranews.com/berita/82458/pembentukan-provinsikalut-dibahas-dpr-ri).

Cabaton, Antoine. 2015. Jawa, Sumatra, dan Kepulauan Lain di Hindia Belanda. Yogyakarta:

Ombak.

Dwidjowijoto, Riant Nugroho. 2000. Otonomi Daerah: Desentralisasi Tanpa Revolusi (Kajian dan Kritik atas Kebijakan Desentralisasi di Indonesia). Jakarta: Elex Media Komputindo.

Elu, Kamillus. 2010. “Kalimantan Utara Calon Daerah Otonom Baru.” Ahok.org. Diunduh 23

September, 2020 (http://ahok.org/berita/kalimantan-utara-calondaerah-otonom-baru/).

Habibie, Bacharuddin Jusuf. 2006. Detik-detik yang Menentukan: Jalan Panjang Indonesia Menuju Demokrasi. Jakarta: THC Mandiri.

Hamdi, Muchlis dkk. 2008. Naskah Akademik tentang Pembentukan dan Penghapusan Daerah. Jakarta: Badan Pembinaan Hukum Nasional Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia RI.

Hidayat, Firman. 2010. “Pembentukan Provinsi Kalimantan Utara Tunggu Kebijakan Presiden.” Nasional.tempo.co. Diunduh 19 Juli, 2020 (https://nasional.tempo.co/read/243178/p e m b e n t u k a n - p r o v i n s i -

k a l i m a n t a n - u t a r a - t u n g g u -kebijakan-presiden).

Indonesia. 1953a. Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1953 tentang

Pembentukan Daerah Otonom Propinsi Kalimantan.

Indonesia. 1953b. Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 1953 tentang Pembentukan (Resmi) Daerah Otonom Kabupaten/Daerah Istimewa Tingkat Kabupaten dan Kota Besar dalam Lingkungan Propinsi Kalimantan.

____. 1956. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerahdaerah Otonom Propinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.

____. 1959. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 1959 tentang Penetapan Undang-Undang Darurat No. 3 Tahun 1953 tentang Perpanjangan Pembentukan Daerah Tingkat II di Kalimantan (Lembaran-Negara Tahun 1953 No. 9), sebagai Undang-Undang.

____. 1997. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 1997 tentang Pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Tarakan.

____. 1999a. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah.

____. 1999b. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah.

Downloads

Published

2020-12-11

Issue

Section

Articles