DUALITAS STIGMATISASI JANDA: REALITAS MASYARAKAT MINANGKABAU YANG MENDUA

Authors

  • Jelly Jelly Universitas Andalas

DOI:

https://doi.org/10.33652/handep.v2i1.24

Keywords:

Minangkabau, stigma, janda, dan dualitas

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap salah satu wujud dari dualisme yang merupakan fakta dalam sistem sosial masyarakat Minangkabau. Dualisme yang mulanya diistilahkan Saanin pada 1989 sebagai gambaran upaya masyarakat Minangkabau untuk menyeimbangkan agama dan adat ternyata muncul dalam sikap dualitas masyarakat ketika menghadapi berbagai situasi dan kondisi. Pada tulisan ini, peneliti mencoba melihat sikap dualitas masyarakat Minangkabau melalui stigmatisasi terhadap janda. Pandangan dan sikap yang mendua ini nampak dari stigma-stigma yang dibangun terhadap janda. Contohnya, masyarakat menganggap bahwa janda indak pandai balaki, tetapi disisi lain ia dianggap kancang ka laki-laki. Alat yang digunakan untuk menganalisis data adalah konsep dualitas. Melalui analisis dualisme terhadap stigma mengenai janda, peneliti menemukan bahwa masyarakat Minangkabau menerapkan sistem dualitas dalam kehidupannya.

References

DAFTAR SUMBER Allport, Gordon W. dan Leo Postman. 1947. The Psychology of Rumour. New York: Henry Holt and Company.

Arifin, Zainal. 2009. Dualitas Praktik Perkawinan Minangkabau. Humaniora. Vol. 21, No.2, hlm.150-161.

__________. 2012. Buru Babi: Politik Identitas Laki-Laki Minangkabau. Humaniora. Vol. 24, No.1, hlm. 2936.

Asri, Yasnur. 2013. Refleksi Ideologi Perempuan Minangkabau dalam Novel Negeri Perempuan Karya Wisran Hadi. Humaniora. Vol. 25, hlm. 69-81.

Goffman, Erving. 1963. Stigma and Social Identity: Stigma: Notes on the Management of Spoiled Identity, diunduh dari courses. washington.edu/intro2ds/ Readings7 Goffman-stigma.doc, pada November 2017.

Goldstein, Diane E. 2004. Once Upon a Virus: AIDS Legends and Vernacular Risk Perception. Logan, Utah: Utah State University Press.

Hakimy I. 1978. Pokok-Pokok Pengetahuan Adat Alam Minangkabau. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Hurlock, Elizabeth B. 1980. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Gramedia.

Kalmre, Eda. 2013. The Human Sausage Factory: A Study of PostWar Rumour in Tartu, diunduh dari Http://www.researchgate.net/ publication/318-1-885Kalmre_Eda_The_Human_Sausage_ Factory_A_Study_of_Postwar_ Rumour_in_Tartu, pada tanggal 25 Desember 2017.

____. 2017 Introduction: The Social and Political Dynamic of Conspiracy Theories, Rumours, Fake News, and Belief Narrative, diunduh dari https:// www.researchgae.ne/publication/ 32023113Introduction The Social and Political Dynamic of Conspiracy Theories Rumours Fake Newsand Belief Narratives, pada 20 Januari 2018.

Kapferer, Jean-Noel 1990. Rumors: Uses, Interpretations, and Images. New Brunswick, NJ: Transaction.

Kuneifi, Ahmad. 2005. Kedudukan dan Peranan Laki-Laki Dalam Masyarakat Minangkabau Bukittinggi Perantauan di Jakarta Serta Pengaruhnya Terhadap Hukum Waris. Tesis. Semarang: Pasca-Sarjana Universitas Diponegoro.

Parker, Lyn. 2016. The Theory and Context of the Stigmatisation ofWidows and Divorcees (Janda) in Indonesia. Indonesia and the Malay World 44, hlm.128, 7-26.

Saanin, H.H.B., Datuk Tan Pariaman. 1989. “Kepribadian Orang Minangkabau dan Psikopatologinya” dalam M.A.W. Brouwer (ed.). Kepribadian dan Perubahannya. Jakarta: Gramedia.

Selasih. 1989. Bundo Kanduang. Jakarta: Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah.

Shibutani, Tamotsu 1966. Improvised News: A Sociological Study of Rumor. Indianapolis & New York: Bobbs-Merill.

Sukmawati, Noni. 2006. Ratapan Perempuan Minangkabau dalam Pertunjukkan Bergurau. Gambaran Perubahan Sosial Minangkabau. Padang: Andalas University Press.

Wawancara. AB. Padang, 29 Mei 2017.

_____. BN. Padang, 18 Februari 2017.

_____. Informan. Padang, 25 Mei 2017.

_____. MT. Padang, 30 Agustus 2017.

_____. MH. Padang, 25 Mei 2017.

_____. SLV. Padang, 18 Februari 2017.

_____. TR. Padang, 20 Mei 2017.

Downloads

Published

2019-01-23

Issue

Section

Articles