DIVERSITAS PANGAN POKOK DALAM SEJARAH KEBIJAKAN PANGAN DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.33652/handep.v6i1.283Keywords:
staple foods diversity, local wisdom, food policy, food security, and food sovereignty.Abstract
This article aims to explain the history of food policy in Indonesia related to the diversity of staple foods in 1945-2021. This research used historical methods and literature studies on food policy studies. The results indicate that no continuity of staple food diversity which is the historical reality of contemporary Indonesian food policy. In the beginning, the diversity of staple food, the local wisdom of the archipelagic community, had received a considerable attention in the idealism of President Sukarno. However, it still was not fulfilled in the next period, such as in the rice politics of President Soeharto, the food security movement of President Megawati Soekarnoputri, the food import policy of President Susilo Bambang Yudhoyono, to the food barn policy of President Joko Widodo. The diversity of staple foods in contemporary government policies is accommodated in short-term, local, or partial scale programs, and not adaptive to changing times. Thus, the fulfillment of community’s staple food is still dominated by non-inclusive food policies.References
Al-Rahab, Amiruddin. 2014. Ekonomi Berdikari Sukarno. Depok: Komunitas Bambu.
Amang, Beddu dan M. Husein Sawit. 2001. Kebijakan Beras dan Pangan Nasional: Pelajaran dari Orde Baru dan Orde Reformasi. Bogor: IPB Press.
Arif, Ahmad. 2019. Sagu Papua untuk Dunia. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.
Arif, Ahmad. 2020. Sorgum: Benih Leluhur untuk Masa Depan. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.
Arif, Ahmad. 2021. Masyarakat Adat dan Kedaulatan Pangan. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.
Arifin, Bustanil. 1994. Pangan dalam Orde Baru. Jakarta: KOPINFO.
Atmosudiro, Sumijati. 2015. “Sejarah Pangan.” Hlm. 3-21 dalam Per tanian Terpadu untuk Mendukung Kedaulatan Pangan Nasional, disunting oleh B. H. Sunarminto. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Boeke, J. H. 1942. The Structure of the Netherlands Indian Economy. New York: Institute of Pacific Relations.
_______. 1946. The Evolution of the Netherlands Indies Economy. New York: Institute of Pacific Relations.
Bunasor. 1990. “Diversifikasi dan Program Pembangunan Pertanian.” Hlm. 122-43 dalam Diversifikasi Pertanian dalam Proses Mem percepat Laju Pembangunan Nasional, disunting oleh A. Suryana, A. Pakpahan, dan A. Djauhari. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Fahmid, Imam Mujahidin. 2004. Gagalnya Politik Pangan di Bawah Rezim Orde Baru: Kajian Ekonomi Politik Pangan di Indonesia. Jakarta: Sandi-Kota dan ISPEI.
Gaol, H. L. dan Abdul Salam. 1990a. “Dampak Kebijaksanaan Dere gulasi Terhadap Diversifikasi Pertanian.” Hlm. 46-71 dalam Diversifikasi Pertanian dalam Proses Mempercepat Laju Pembangunan Nasional, disunting oleh A. Suryana, A. Pakpahan, dan A. Djauhari. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
_______. 1990b. “Pengaruh Diversifikasi Pertanian terhadap Pencapaian Tujuan Pembangunan Nasional.” Hlm. 348-69 dalam Diversifikasi Pertanian dalam Proses Mem percepat Laju Pembangunan Nasional, disunting oleh A. Suryana, A. Pakpahan, dan A. Djauhari. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Hariyadi, Purwiyatno, Bayu Krisna murthi, Dahrul Syah, dan F. G. Winamo. 2004. “Roadmap Penganekaragaman Pangan.” Hlm.1-24 dalam Penganekaragaman Pangan: Konsep, Realitas dan Aplikasi, disunting oleh P. Hariyadi dan P. E. Giriwono. Bogor:
Forum Kerja Penganekaragaman Pangan. Indonesia. 2012. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan.
Jhamtani, Hira. 2008. Lumbung Pangan: Menata Ulang Kebijakan Pangan. Yogyakarta: INSISTPress.
Mears, Leon A. dan Sidik Moeljono. 1990. “Kebijaksanaan Pangan.” Hlm. 29-78 dalam Ekonomi Orde Baru, disunting oleh A. Booth dan P. McCawley. Jakarta: LP3ES.
Pakpahan, Agus dan Faisal Kasryno. 1990. “Diversifikasi Pertanian dalam Kaitan Intersektoral.” Hlm. 325-47 dalam Diversifikasi Pertanian dalam Proses Mem percepat Laju Pembangunan Nasional, disunting oleh A. Suryana, A. Pakpahan, dan A. Djauhari. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Rahardjo, Iman Toto K. dan Herdianto, eds. 2001. Bung Karno dan Ekonomi Berdikari. Jakarta: Grasindo.
Rahman, Fadly. 2016a. Jejak Rasa Nusantara: Sejarah Makanan Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
______. 2016b. Rijsttafel: Budaya Kuliner di Indonesia Masa Kolonial 1870-1942. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Ramadhan, Mushthafainal Akhyar. 2021. “Pelestarian Keragaman Sumber Genetika Tumbuhan untuk Kebutuhan Pangan dan Pertanian di Indonesia.” Hlm. 97-112 dalam Indonesia Emas Berkelanjutan 2045: Kumpulan Pemikiran Pelajar Indonesia Sedunia Seri 10 Pangan, disunting oleh H. Prilliadi dan S. M. Dinayah. Jakarta: LIPI Press.
Reid, Anthony. 2020a. Asia Tenggara dalam Kurun Niaga 1450-1680 Jilid 1: Tanah di Bawah Angin. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
______. 2020b. Asia Tenggara dalam Kurun Niaga 1450-1680 Jilid 2: Jaringan Perdagangan Global Asia Tenggara. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Rizal, J. J. 2020. “Mustika Rasa Sukarno: Makanan Kesukaan sampai Politik Pangan.” Hlm. xi xxx dalam Mustikarasa: Resep Makanan Indonesia Warisan Sukarno. Depok: Komunitas Bambu.
Sari, Elisa Valenta. 2014. “Warisan Masalah Pangan SBY untuk Jokowi.” CNN Indonesia. Diunduh 1 Februari, 2022 (https:// www.cnnindonesia.com/ekonomi/ 2 01 41 02 00 82 5 00 -9 9- 68 80 / warisan-masalah-pangan-sby untuk-jokowi).
Subrata, Bhaskara Anggarda Gathot. 2021. “Pandemi Covid-19: Kem balikan Sistem Pangan Lokal Berbasis Sosial-Ekologi Menuju Ketahanan Pangan Bangsa.” Hlm. 131-46 dalam Indonesia Emas Berkelanjutan 2045: Kumpulan Pemikiran Pelajar Indonesia Sedunia Seri 10 Pangan, disunting oleh H. Prilliadi dan S. M. Dinayah. Jakarta: LIPI Press.
Sulaiman, Andi Amran, Pantjar Simatupang, I Ketut Kariyasa, Kasdi Subagyono, Irsal Las, Erizal Jamal, Hermanto, Syahyuti, Sumaryanto, dan Suwandi. 2018. Sukses Swasembada Indonesia Menjadi Lumbung Pangan Dunia 2045. Jakarta: IAARD Press.
Sumodiningrat, Gunawan. 1990. “Aspek Sosial Ekonomi Diversifikasi Sektor Pertanian Pangan.” Hlm. 248-61 dalam Diversifikasi Pertanian dalam Proses Mempercepat Laju Pembangunan Nasional, disunting oleh A. Suryana, A. Pakpahan, dan A. Djauhari. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Suryana, Achmad. 2003. Kapita Selekta Evolusi Pemikiran Kebijakan Ketahanan Pangan. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.
Sutanto, Rachman. 2004. “Tantangan Global Menghadapi Kerawanan Pangan dan Peranan Pengetahuan Tradisional dalam Pembangunan Pertanian.” Hlm. 69-89 dalam Pangan, Kearifan Lokal dan Keaneka-ragaman Hayati: Pertaruhan Bangsa yang Terlupakan, disunting oleh F. Wahono, A. B. Widyanta, dan T. O. Kusumajati. Yogyakarta: Cindelaras Pustaka Rakyat Cerdas.
Wahono, Francis. 2004a. “Agenda Hidup Lestari: Berangkat dari Kemampuan Sendiri.” Hlm. 275- 81 dalam Pangan, Kearifan Lokal dan Keanekaragaman Hayati: Pertaruhan Bangsa yang Terlupakan, disunting oleh F. Wahono, A. B. Widyanta, dan T. O. Kusumajati. Yogyakarta: Cindelaras Pustaka Rakyat Cerdas.
Wahono, Francis. 2004b. “Depolitisasi Pangan: Sebuah Upaya Mengangkat Kearifan Lokal dan Mendayagunakan Keanekaragam an Hayati.” Hlm. 3-18 dalam Pangan, Kearifan Lokal dan Keanekaragaman Hayati: Per taruhan Bangsa yang Terlupakan, disunting oleh F. Wahono, A. B. Widyanta, dan T. O. Kusumajati. Yogyakarta: Cindelaras Pustaka Rakyat Cerdas.
Widodo, Sri. 2001. “Ketahanan Pangan pada Era Globalisasi dan Otonomisasi.” Agro Ekonomi 8(2):1-8.
Zahroh, Zulfa Az. 2021. “Pemanfaatan Sumber Daya Genetik Lokal dan Pengembangan Varietas Lokal sebagai Upaya Mendukung Peningkatan Kualitas Pangan.” Hlm. 113-30 dalam Indonesia Emas Berkelanjutan 2045: Kumpulan Pemikiran Pelajar Indonesia Sedunia Seri 10 Pangan, disunting oleh H. Prilliadi dan S. M. Dinayah. Jakarta: LIPI Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
By submitting the manuscript of papers/articles to Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya, the authors are agreed to the following terms stated in copyright and license. Please also read our Publication Ethics dan Screening for Plagiarism.
Copyright
Authors who wish to publish and disseminate their papers with Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya, shall agree to the publishing rights set by Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya. Authors understand that they shall assign publication right to Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya as part of the process upon acceptance for publication. The authors agreed that they will transfer certain copyrights to Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya (authors must transfer the copyright by using the downloaded form HERE). Consecutively, authors still retain the right to use and share their own published articles without written permission from Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya, as long as attributed properly, that the articles are initially published at Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya.
Authors granted Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya these following rights; (1) the right to publish and provide the manuscripts in all forms and media for publication and dissemination, (2) the authority to enforce the rights in the manuscript, for example in the case of plagiarism or copyright infringement.
License
Works in Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya licensed under Creative Commons Attribution license. Users are free to copy and redistribute the material in any medium or format, remix, transform, and build upon the material under these terms; users must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. Users may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses users or their usage.