ANTARA PEMERATAAN DAN EKSPLOITASI LAHAN: SIDOARJO DALAM SWP GERBANGKERTOSUSILA, 1996-2011
DOI:
https://doi.org/10.33652/handep.v2i1.37Keywords:
pemerataan, eksploitasi, Gerbangkertosusila, dan SidoarjoAbstract
Salah satu tujuan ideal dari perubahan tata guna lahan adalah pembangunan dan pemerataan wilayah. Tujuan tersebut diupayakan dalam program Satuan Wilayah Pengembangan (SWP) Gerbangkertosusila di Jawa Timur. Program tersebut seharusnya dapat mengembangkan wilayah-wilayah di sekitar Kota Metropolitan Surabaya. Kenyataannya, program ini belum mencapai tujuan dan banyak menimbulkan permasalahan bagi daerah terdampak program, salah satunya Sidoarjo. Tulisan ini dimaksud untuk mengkaji perubahan penggunaan lahan dan dampak industrialisasi di Sidoarjo akibat implementasi program SWP Gerbangkertosusila. Dengan mengambil studi kasus SWP Gerbangkertosusila dan menggunakan metode penelitian sejarah (melalui pembacaan arsip, surat kabar, dan berbagai literatur), tulisan ini membuktikan bahwa SWP Gerbangkertosusila memang tidak memeratakan daerah sekitar Surabaya. Tulisan ini menunjukkan bahwa program tersebut malah membuka eksploitasi lahan di sekitar Kota Metropolitan Surabaya sebagai pusat perkembangan di Jawa Timur. Berdasarkan tulisan ini, pemangku kebijakan diharapkan mampu lebih menitikberatkan perencanaan penggunaan lahan bagi pembangunan wilayah Sidoarjo dan sekitarnya di masa yang akan datang.
References
Adika, I.N. 2003. Perkembangan Wilayah Pinggiran Kota Metropolitan Surabaya dan Mobilitas Tenaga Kerja (Kasus Kabupaten Sidoarjo).Disertasi. Yogyakarta: UGM.
ANRI, Arsip Karesidenan Surabaya No.Inv. 560 Tahun 1910.
Arsip Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sidoarjo, 2002.
Badan Pusat Statistik (BPS), Sidoarjo Dalam Angka 2003, 2004.
_____, Sidoarjo Dalam Angka 2009, 2010.
_____, Sidoarjo Dalam Angka 2011, 2012.
Basundoro, P. 2001. Industrialisasi, Perkembangan Kota, dan Respon Masyarakat (Studi Kasus Kota Gresik). Humaniora, Volume XIII, No. 2, hlm. 133-140.
_____, 2012. Pengantar Sejarah Kota. Yogyakarta: Ombak.
colonialarchitecture.eu, diakses pada Juli 2018.
Couch, C (et al). 2007. Urban Sprawl in Europe: Landscapes, Land-Use Change & Policy. London: Blackwell Publishing.
Dick, H.W (eds.). 1997. Balanced Development: East Java in the New Order, Pembangunan yang Berimbang: Jawa Timur dalam Era Orde Baru. Jakarta: Gramedia.
______. 2002. Surabaya City of Work: A Socio-economic History, 19002000. Athens: Ohio University Press.
Forman, R.T.T. 2008. Urban Regions: Ecology and Planning Beyond the City. New York: Cambridge University Press.
Freire, M.E. & Stren, R. 2001. The Challange of Urban Government: Policies and Practice. Washington: The World Bank Institute.
Handayani, F.A. 2009. Analisis Kesenjangan Wilayah di Gerbangkertosusila Ditinjau dari Aspek Ekonomi, Sosial dan Lingkungan. Tugas Akhir. Surabaya: Institut Teknologi Surabaya.
Hoggart, K. 2005. The City’s Hinterland : Dynamism and Divergence in Europe’s Peri-Urban Territories (Perspectives On Rural Policy And Planning). London: ASHGATE.
https://upload.wikimedia.org/ wikipedia/commons/1/19/ East_Java_province.png, diakses pada Desember 2018.
http://www.jatengpos.com/2015/06/ buaya-siduarjo-rencana-bksdatangkap-buaya-ditentang-wargamengapa-613954, diakses pada Juni 2018.
Kompas, 1 September 2004. Menerima Limpahan Akibat Keterbatasan Lahan.
Kompas, 19 Maret 2008. Polusi Udara Bisa Sebabkan Kekurangan Yodium.
Kristanto, C. 2005. The Practice of Environmental Management in Industrial Zone (Case Study: Industrial Zone of Krian By Pass Sidoarjo-Indonesia). Tesis.
Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.
Kuntowijoyo. 2003. Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Laporan Dinas Penanaman Modal Jatim, 2001.
Madiun Pos, 13 Juni 2015.
Perda Jatim No.4/1996 tentang RTRW Provinsi Jawa Timur, 1996.
PP No.47/1996 tentang RTRW Nasional, 1996.
Rencana BKSDA Tangkap Buaya Ditentang Warga, Mengapa? 13 Juni 2015, diunduh dari http:// madiun.solopos.com/read/ 20150613/516/613954/buayasidoarjo-rencana-bksda-tangkapbuaya-ditentang-warga-mengapa?, pada 16 Juni 2015.
Ridho’i, R. 2017a. “Doom to Disaster? Industrial Pollution in Sidoarjo 1975-2006”. Lembaran Sejarah, Vol. 13, No. 2, Oktober 2017, hlm. 204-220.
_________. 2017b. Di Balik yang Tersurat: Kontroversi Arsip Industrialisasi dan Polusi di Sidoarjo 1970-2000an. Diplomatika, Vol. 1, No. 1, September 2017, hlm. 61-70.
Rifai, R. 2009. Spatial Modeling and Elements at Risk Assessment of Sidoarjo Mud Volcanic Flow. Tesis. Yogyakarta: Graduate School Gadjah Mada University.
Santoso, E.B. 2010. Strategi Pengembangan Perkotaan di Wilayah Gerbangkertosusila Berdasarkan Pendekatan Daya Saing Wilayah. Makalah Pada Seminar Nasional Perencanaan Wilayah dan Kota ITS (Inovasi Dalam Riset dan Praktek Perencanaan Menuju Penataan Ruang Kota Masa Depan). Surabaya: ITS.
Santoso, V. 2010. Lapindo – Jer Basuki (ku) Mawa Bea (mu)” Java Collapse: dari Kerja Paksa Hingga Lumpur Lapindo. Yogyakarta: Insist Press.
Sekretariat Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum. 2013. Peta Struktur dan Pola Ruang KSN Gerbangkertosusila, diunduh dari https://slideplayer.info/slide/ 11857144/, pada Juli 2018.
Tim Penulis. 2001. The List of Domestic and Foreign Investment Companies in East Java Year 2000. Surabaya: East Java Regional Investment Coordinating Board.
Tjiptoatmodjo, F.A.S. 1983. Kota-kota Pantai di Sekitar Selat Madura (Abad XVII Sampai Medio Abad XIX. Disertasi. Yogyakarta: Jurusan Sejarah FIB UGM.
Wood, E.M. 2002. The Origin of Capitalism. London: Verso.
Yunus, H.S. 2008. Dinamika Wilayah Peri-Urban: Determinan Masa
Depan Kota. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
__________. 2014. Klasifikasi Kota. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
By submitting the manuscript of papers/articles to Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya, the authors are agreed to the following terms stated in copyright and license. Please also read our Publication Ethics dan Screening for Plagiarism.
Copyright
Authors who wish to publish and disseminate their papers with Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya, shall agree to the publishing rights set by Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya. Authors understand that they shall assign publication right to Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya as part of the process upon acceptance for publication. The authors agreed that they will transfer certain copyrights to Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya (authors must transfer the copyright by using the downloaded form HERE). Consecutively, authors still retain the right to use and share their own published articles without written permission from Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya, as long as attributed properly, that the articles are initially published at Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya.
Authors granted Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya these following rights; (1) the right to publish and provide the manuscripts in all forms and media for publication and dissemination, (2) the authority to enforce the rights in the manuscript, for example in the case of plagiarism or copyright infringement.
License
Works in Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya licensed under Creative Commons Attribution license. Users are free to copy and redistribute the material in any medium or format, remix, transform, and build upon the material under these terms; users must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. Users may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses users or their usage.